Wednesday, March 26, 2008

Menulis lagi



Memandang langit jakarta dari jendela kantor , sebentar lagi pasti hujan turun. Di sebelah barat sana, awan berat menggantung. Aku justru enggan cepat-cepat pulang. Mungkin karena seharian kemarin sudah kuhabiskan di kamar kost.
Sapaan pertama yang mampir di telingaku pagi ini ketika meletakkan tas di atas meja kerja adalah, "Do you feel better?"
Si India-Myanmar yang ternyata cukup peduli juga ketika aku sakit kemarin.
Aku tersenyum tipis dan mengangguk.
"You don't look better!"
Ah, sok tau! kalau masih belum sehat, aku juga pasti lebih memilih tidur di kost.
"You didn't sleep last nite?" tanyanya lagi sambil menunjuk kedua mataku yang sedikit lebam.
Apa pedulimu? Rese! Tapi tentu saja aku justru tertawa.
"Aku menyelesaikan Information System Guideline yang kamu tugaskan Senin kemarin," kataku mencoba membela diri. "Aku lembur semalaman," tambahku lagi.
Lalu dia mengangguk-angguk puas dan berlalu.
"Hey Intan, drink much water, okay?" nasehatnya sebelum pergi.

Dan ternyata aku segera larut dalam aktivitas pergi ke pantry untuk mengambil segelas air dari dispenser. Tak hanya itu. Aku menikmati sekali saat-saat dimana aku duduk di tepian jendela, melihat lalu lintas mega kuningan di bawah sana, sambil menyeruput air putih, atau teh, atau susu, sebelum kembali lagi ke meja kerja. Rasanya itu intermezzo terindah hari ini. Selain acara ladies lunch di ruang meeting tadi, sembari membicarakan- siapa lagi kalau bukan si kardiologis muda berhidung mancung itu. Bosan...

Siang tadi, pergi ke gedung Depkes di sebelah. Aku diperkenalkan dengan semua staff Pusat Penanggulangan Krisis, terutama unit informasi. Respon yang beragam, seperti yang sudah kuduga. Sebagaimana karakter manusia yang tak pernah sama. Tapi cukup menyenangkan juga. Bagaimanapun, mereka akan jadi bagian hidupku juga selama beberapa saat kedepan nantinya.

Aku baru menyadari, sudah lama sekali blog-ku terbengkelai.
Rindu rasanya untuk mulai menulis lagi. Apapun itu. Terlebih ketika sepi ini makin menghunjam.
Sunyi yang memang telah kupilih. Yang tak boleh disesali lagi.
Maka, kini aku hanya ingin menulis. Tentangku. Tentangmu. Tentang dia. Tentang mereka. Tentang apa saja....

No comments:

Post a Comment

silahkan dikomentari